Kamis, 03 Desember 2009

KRUK AS/POROS ENGKOL/CRANK SHAFT.

adalah alat mekanis motor yang gunanya untuk:
a. merubah gerak naik turun piston menjadi gerak putar.
b. tempat penyimpan tenaga putaran mesin.
c. tempat dudukan sebagian alat2 mekanis motor.

dudukan kruk as pada bak mesin dilapisi lager bearing yang disebut lager kruk as/crang shaft bearing bila lager ini rusak akan berakibat spelling pada dudukan kruk as keatas kebawah/spelling keluar dan kedalam.
dudukan krukas yang demikian sudah tentu akan berakibat parah terhadap hidupnya mesin motor seperti:
- timbul suara berisik yang sangat keras.
- kadang motor sebentar2 mati.
- motor sangat panas dan tidak bertenaga.
- motor bisa macet dan tidak dapat di slag/di putar kruk asnya.
ALAT YANG PERLU DI PERHATIKAN PADA DUDUKAN KRUK AS.
1. dudukan magnetnya harus stabil (perhatikan spi magnetnya dan lubang spi nya).
2. drat pada ujung kanan harus baik.
3. oli seal kruk as pada motor 2T haruslah diganti baru waktu membongkar mesin agar tidak terjadi kebocoran pada compressi carter.
4. letak balencer/keping imbangannya harus berjalan sama dan simetris/lurus.
keterangan: untuk mencapai kondisi mesin yang stabil dan sempurna kruk as haruslah dalam keadaan yang baik.
Gigi kruk as/timing spocket.
gigi ini hanya terdapat pada kruk as motor 4T yang gunanya untuk gigi noken as dan yang perlu di perhatikan adalah:
a. tidak aus supaya pada saat mesin hidup tidak berisik tidak menggagu tertib pengapian juga tertib pada klepnya.
b. waktu menghubungkan gigi kruk as dengan noken as harus menepatkan tanda pedomannya sebab bisa berakibat mesin tidak hidup karena gerak naik turun zuiger tidak sesuai dengan terbuka dan tertutupnya klep sehingga rencana kerja untuk motor 4T tidak dapat terlaksana dengan baik.
catatan: gigi kruk as disebut gigi sentrik kruk as.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar