Minggu, 31 Januari 2010

type carburator.

type carburator yang digunakan pada mesin motor ada 2 macam yaitu:
a. carburator arus datar.
b. carburator arus turun.
carburator arus datar :
yaitu carburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah datar, biasanya banyak digunakan pada motor buatan jepang.
carburator arus turun.
yaitu carburator yang arah masuknya kedalam motor dengan arah turun, biasanya banyak digunakan pada motor vespa,bajaj,lambretta dan sebagian pada motor jepang type honda C70.
cara kerja carburator.


pada waktu motor dihidupkan cylinder melakukan gerak hisap dan hisapan itu menghisap udara luar masuk kedalam motor melalui spoeyer/yet, maka tekanan udara dipermukaan yet rendah dan dari dalam spoeyer tadi memancarkan bensin, sedangkan pancaran tersebut adalah kabut bensin/atomisasi yang disebakan oleh adanya udara yang mengalir melalui saluran udara ke masing2 spoeyer. baik itu merupakan slow yet atau main yet sehingga dengan mudah tercampur udara menjadi gas yang diperlukan oleh motor dan pencampuran ini disebut venture dan inilah cara kerja carburator pada umumnya baik pada putaran mesin rendah maupun tinggi.
tingkat kecepatan terbagi menjadib 4 yaitu:
1. putaran stationer (langsam).
posisi handle gas= 0/lepas gas pada tingkatan ini bagian yang berpengaruh adalah skrup udara (air screw) dan skrup gas (throttle stop sore), apabila terjadi ketiadak normalan didalam hidupnya mesin maka yang diperlukan distel hanyalah bagian keduanya ini.
2. putaran rendah.
diatas stationer gas 0 atau 1/8, pada tingkatan ini alat carburator yang berpengaruh ialah skrup udara dan coakan pada katup gas atau coak skep (cut away).
3. putaran menengah.
diatas 1/8 sampai 3/4 gas, dan pada tingkatan ini alat yang berpengaruh hanyalah coakan skep dan posisi tinggi jarum skepnya.
4. putaran tinggi.
diatas 3/4gas sampai dengan full yang berpengaruh pada tingkatan ini hanyalah besarnya lubang main yet.
tetapi pada praktek sehari2 terutama di bengkel dimana kita dihadapkan ke motor yang pada umumnya kondisi motor sudah terlalu tua tentunya alat2 yang bekerja di carburator sudah banyak kelainannya bahkan sudah tidak normal lagi.
misalnya posisi jarum skep tinggi dapat mengakibatkan motor tidak mau langsam dan setelah diturunkan posisi jarum skepnya maka barulah mesin motor dapat langsam dengan normal setelah diteliti ternyata yet needle dan needle yetnya sudah terjadi ke ausandan ini masih banyak yang lainnya asal kita dapat mengerti dan mengetahui dengan betul2 fungsi carburator dan alatnya maka untuk mengatasi masalah seperti diatas akan sangat mudah sekali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar