Rabu, 16 Desember 2009

pesawat klep/valve mechanise.

pesawat klep hanya terdapat pada motor 4T yang gunanya untuk mengatur terbuka dan tertutupnya saluran masuk dan keluarnya gas yang pada motor 4T selalu dilengkapi 2buah klep yaitu klep masuk dan klep keluar atau buang.
tanda klep masuk:

permukaannya lebar tipis dan juga ringan.
tanda klep buang: permukaannya tebal kecil dan berat bila dibandingkan klep masuk.
susunan kontruksi pesawat klep.
untuk motor 4T ada 3 macam dan klep ini terdapat pada type honda yaitu:
a. kontrusi over head conventional, digunakan pada motor honda type benly B110 dan C50.
b. kontruksi over head incoventional, digunakan pada motor honda type CG125 dan CG110.
c. kontruksi over head campshaft, digunakan pada motor yang memiliki type C70, C90, S90, CBLOOK dan CB125S twin dan lain-lain.
valve timing/tertib klep.
apapun type klep yang ada tidak menjadi soal pada susunan kontruksi yang penting kondisi klep bekerja sesuai dengan yang telah ditentukan bahwa pada saat terbuka dan tertutupnya klep type yang satu dengan yang lain tidaklah sama.
ketentuan mulai terbuka dan tertutupnya klep kita sebut dengan tertib klep atau valve timing.
mengenai rencana kerja klep dalam melaksanakan membuka dan menutup saluran gas sesuai dengan tertib klep nya maka disebut rencana kerja klep. dengan adnya rencana kerja klep maka dapat di ketahui berapa lama keduanya membuka dan menutup.
suatu contoh sebagai berikut:
pada honda s90z mempunyai ketentuan rencana kerja klep demikian.
- klep masuk membuka 5o sebelum TA, dan menutup 35o sesudah TB.
- klep buang membuka 25o sebelum TB dan menutup 5o sesudah TA.
gerakan zuiger(piston).
a. klep masuk terbuka 5o sebelum zuiger mencapai TA pada TAK ke 4.
b. klep masuk menutup 35o sesudah zuiger melewati TB pada TAK ke 2.
c. klep keluar(buang) terbuka 25o sebelum zuiger mencapai TB pada TAK ke 3.
d. klep keluar (buang) menutup sesudah zuiger melewati TA pada TAK ke1.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar